Selasa, 25 Maret 2014

Korban Kesalah-pahaman Praktek Poligami

Dahulu, di masa orde baru, ketika Abah Wira masih menjabat kepala desa Batuhieum, berbagai upaya dilakukan untuk mensosialisasikan program KB, dari mulai penyuluhan setiap bulan di balai desa sampai memasang spanduk di jalan-jalan. Hasilnya tidak mengecewakan, pembekakan jumlah penduduk dapat ditekan.
Bi Ratih, ibunda Nenden, adalah salah satu perempuan yang ikut ber-KB ria. Semasih pacaran dengan Kang Hamid, Ratih muda mendambakan keluarga kecil keluarga bahagia. Terwujud, Kang Hamid memberinya anak tiga. Satu laki-laki bernama Goni adalah anak pertama, disusul Nenden dan kemudian si bungsu Eyay. Bahagiakah Ratih?
Baca lebih lanjut
Sampingan | Posted on by | Tag , , , , , , , , | & Komentar

“SKAAAKKK!” (Suatu Malam di Batuhieum)

Perubahan pasti ada di setiap tempat di planet bumi ini, begitu pun di Batuhieum. Dulu pemuda-pemudinya degil, sekarang mereka berlomba tampil gaya ala Ariel (Noah Band) atau Avril (Lavigne). Kebiasaan orang tua pun ikut berubah. Dulu, setiap lepas isya, mereka ngobrol ngaler-ngidul di beranda rumah dengan kopi panas sebagai penawar dinginnya. Sekarang kopi lebih sering tersaji di depan televisi, dan jam segini pintu-pintu rumah sudah pada terkunci. Itulah perubahan. Lain-lainnya, seperti; jangkrik mengirik, kodok mengorok, burung hantu di kejauhan, gemericik air pancuran, gemerisik dedaunan, mungkin masih bisa bertahan sampai lima tahun ke depan. Mudah-mudahan.
Perubahan kebiasaan itu tak lain dan tak bukan adalah pengaruh tipi, media elektronik bawaan dunia modern: iblis jahat, ungkap seseorang yang menulis buku tentang Posmodernisme Islam. Gara-gara tipi warga Batuhieum melupakan bagian dari silahturahim, lantas dengan bangga mengadovsi budaya kota: individualis. Gara-gara tipi, suasana Batuhieum jadi sepi, tak ada lagi sorak-sorai bocah bernyanyi. Meskipun misalnya purnama hadir sebulan sepuluh kali, tetap, mereka memilih duduk menonton konser dangdut di TPI. Gara-gara tipi kolam-kolam kehilangan banyak ikan, kebun buah-buahan laksana dipanen setan, baju-baju jemuran berpindah tuan, gardu ronda tinggal kenangan.
Baca lebih lanjut
Sampingan | Posted on by | Tag , , , , , , , , , | & Komentar

Harapan Naif Seorang Kekasih

Alam raya temaram. Langit bertabur bintang. Bulan mengambang di balik awan. Angin bertiup menjauhkan mendung. Goni dan Yuniar duduk di tembok pembatas teras dengan halaman. Angin dingin terus berseliweran menerpa wajah keduanya, mendorong-dorong tubuh Goni agar lebih merapat ke tubuh Yuniar. Tapi, Yuniar malu dengan kerudung yang dikenakannya, ia bergerak menjauh. Goni kecewa, menelan ludah, lalu turun ke halaman memungut beberapa batu kecil.
“Rasanya baru kemarin kamu kelas satu, sekarang sudah kelas tiga,” Goni melemparkan batu itu ke kolam yang tak jauh dari tempat duduknya.
Baca lebih lanjut
Sampingan | Posted on by | Tag , , , , , , , , | & Komentar

Seandainya Boleh Poliandri …

Bu Isyah melihat wajah putrinya yang kusut masam. Perempuan baya itu duduk di tepi ranjang: “Kamu tanpak 5 tahun lebih tua dari usiamu yang sebenarnya.”
Winne sedang berdiri menghadap dinding, memandangi lukisan pantai. Langitnya yang biru dibubuhi kaligrafi Arab nama lengkap dirinya serta tanggal kelahirannya.
“Dua minggu lagi hari pernikahanmu, Win, mestinya dari sekarang kamu mulai merawat diri. Jangan cemberut pada calon suami, apalagi nanti akan banyak orang melihatmu. Sering-seringlah tersenyum. Aneh kalau ada pengantin wajahnya murung begini.”
Baca lebih lanjut
Sampingan | Posted on by | Tag , , , , , | Tinggalkan komentar

Lagi … Resensi Novel

Sumber resensi: yudiadrian29.blogspot.com
Dengan Novel Ini Dendam Aku Ingin Balas Dendam
Pengarang : A. Ranggasetya
Penerbit : Kalika 2012
***
sebenernya ini kali pertama gue nge-review novel atau buku-buku bacaan lainnya. bukan karena gue jarang baca, tapi karena gue nggak tau mau nulis apa waktu nge-review :D yaudah, nggak usah panjang lebar pembukaannya.
***
“Dengan Novel Ini Aku Ingin Balas Dendam” dari judulnya terdengar agak seram kayaknya.. itu novel horror ya? bukan-bukan, walaupun ada beberapa scene yang terbilang cukup “serem” ni novel sebenarnya novel fiksi ROMANCE… iya ROMANCE.. haha.
novel ini menceritakan realitas kehidupan sehari-sehari dengan setting berada di salah satu Dusun bernama Batuhieum dipelosok daerah Kuningan, Jawa Barat. menghadirkan banyak tokoh dengan Ipang sebagai tokoh utamanya.. seperti biasa konflik cinta bermacam-macam ada dicerita novel ini.. mulai dari bertepuk sebelah tangan, cinta tak direstui orang tua, backstreet, perjodohan, selingkuhan, bunuh diripun ada.. hahaha lengkap!
belakangan baru ketahuan bahwa semua cerita-cerita yang terjadi di Batuhieum adalah skenario Ipang yang “menggiring” tokoh-tokoh dalam novelnya untuk memainkan peran sesuai dengan skenarionya dan ending yang telah ia imajinasikan.
dengan bahasa-bahasa yang cukup menggelitik dan karakter-karakter manusia yang unik dengan alur yang ringan, novel ini berhasil membuat gue ketawa, serius, bingung sekaligus penasaran.
salah satu dialog yang bikin gue geli adalah “Ada apa ini? Ada apa ini?”/”Bapaknya Kasim meninggal.”/”Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, berkurang satu jompo di kampungku.”/”Ya, dan kuharap dia meninggal dengan perut kenyang.”
well, novel yang cukup seru untuk menikmati waktu luang dan santai.
Sampingan | Posted on by | Tag , , , , , | & Komentar

Tragisnya Nasib Kasim

Haru, sedih, pilu, tapi lucu, begitulah mengenang nasib Kasim. Tapi bicara soal pengalaman, pengalaman getir maksudnya, Kasim jagoan. Boleh dibilang Kasim sudah banyak makan pahitnya racun kehidupan. Kasim pernah ikut dagang asongan di Pulogadung, dalam sehari preman bisa memalaknya empat sampai lima kali. Jualan gado-gado di Monas, seminggu bangkrut, langsung dipecat bos. Alasannya: karena tiap kali ia minta bayaran, pembeli bukan sodorkan duit, tapi tinju.
Baca lebih lanjut
Sampingan | Posted on by | Tag , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Dari Masalah Angkutan ke Masalah Perempuan

Usia Ajie 28 tahun. Lulus sarjana langsung tes ujian PNS, tapi gagal. Ada yang menyarankan supaya Ajie memakai ‘jalur cepat’, minimal tiga ekor kerbau mesti dijual untuk memuluskan jalan menuju harapan. Tapi Pak Jalil, bapak Ajie, tak ingin mencoreng nama baiknya sebagai seorang haji, setiap tawaran yang berbau KKN ditolaknya. Untunglah, Pak Jalil punya kenalan asal Lebaksari yang menyarankan agar Ajie menghonor dulu di SMP Lebaksari. Maka, selesai mengurus administrasi, Ajie resmi mengajar di sana untuk mata pelajaran Kerajinan Tangan.
Baca lebih lanjut
Sampingan | Posted on by | Tag , , , , , , , , , , | 1 Komentar

Percakapan Calon Besan

“Dua minggu lagi?” sepasang mata Djaliel melebar saat mendengar putusan Wira tentang rencana pernikahan anak mereka.
“Ya, dua minggu lagi. Kalau tidak ada aral merintang,” tegas Wira.
“Apa tidak terlalu buru-buru?” Rokayah protes. “Bukankah kami harus mempersiapkan segala sesuatunya?”
Baca lebih lanjut
Sampingan | Posted on by | Tag , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

Kualifikasi Cewek Idaman

Akhir bulan April 2011 pertengahan musim hujan, di saat cahaya redup bulan sepotong menebar di pucuk pepohonan, rumput di tengah alun-alun bergoyang dihembus angin gunung. Kerikil di jalan basah oleh gerimis yang turun sesaat sebelum sang surya tenggelam, kini berkilauan ditimpa cahaya bulan. Barisan lampu listrik 5 watt di setiap halaman rumah membantu sang bulan menerangi malam, kerlap-kerlip cahayanya di antara celah-celah daun.
Ehm, malam Minggu, nih, malam yang asyik buat pacaran (kata orang). Seperti biasa, lepas isya aku remaja bersama sekelompok pemuda jomblo nongkrong-nongkrong di warung Mbak Leli, makan bakso. Malam-malam seperti ini suasana di warung Mbak Leli memikat perhatian. Cahaya lampu neon terang benderang menyiram beberapa pemuda yang sedang menongkrong di sana.
Baca lebih lanjut
Sampingan | Posted on by | Tag , , , , , , , | & Komentar

Cinta Datang Tak Terduga

Malam itu sunyi, Winne duduk menyendiri di teras rumah, ditemani majalah pavoritnya. Ia mencoba memusatkan pikiran untuk membaca, namun tak satu pun paragraf berhasil dicerna. Rasa sepi mencabik-cabik pikiran. Tak pernah sebelumnya ia merasakan begitu hampanya hidup, tak pernah, kecuali sejak malam itu. Ia merindukan seorang pria, tapi hati kecilnya menolak untuk merindukan pria itu.
Winne adalah gadis idaman, baik di desa maupun di lingkungan sekolahnya (saat itu ia masih SMA), Winne jadi idola. Ia dikaruniai paras jelita menyaingi jelitanya artis ibu kota. Lembut, selembut cahaya purnama. Tak heran jika beragam tipe cowok berebut mengemis cinta. Mereka berlomba-lomba untuk menggaet Winne, yang tampan ikhlas berkorban, yang kaya rela sengsara, yang pandai jadi penghayal, dan yang keriput sampai bertekuk lutut.
Namun seribu kali namun, di balik kecantikan wajahnya ternyata tersimpan hati yang beku. Padat, sepadat batu. Belum pernah ada cowok yang berhasil mereguk cintanya, betapa pun hebatnya kedudukan si pria di mata para wanita. Inilah yang menyebabkan banyak lelaki putus asa, benci sendiri, tak berarti, sampai kepikiran bunuh diri. Salah satunya adalah Ipang

Novel Cinta - Kisah Cinta Segitiga

Novel Cinta - Kisah Cinta Segitiga
Saat ini novel cinta sangat banyak sekali yang menerbitkan, kali ini saya akan berbagi novel cinta remaja tentang cinta segitga.

Malam ini aku sebenarnya masih ingin bersama Kak Renosa terus. Tapi, ternyata mama menjemputku. Padahal tadinya Kak Renosa berniat mengajak aku pegi nonton konser setelah pulang dari pentas Pramuka. Terpaksa gagal acara nonton konser bersama Kak Renosa.

Tapi kenapa aku jadi kesal ya gara-gara acaraku dan Kak Renosa gagal? Nggak mungkin kan aku ada rasa sama Pembina Pramukaku itu. Apa mungkin karena tadi siang aku habis putus sama Putra, jadi aku ngrasa kesepian. Sehingga acara pergi bersama Kak Renosa aku anggap sebagai obat sakit hati. Ah biarlah. Besok perasaan ini pasti juga sudah hilang.

Oh Tuhan!
Pagi ini Kak Renosa mengirimi aku sms untuk membangunkanku dari mimpi. Kenapa aku merasa keGRan begini? Apa mungkin gara-gara kejadian semalam, telah menumbuhkan benih-benih cinta? Jangan sampai terjadi deh! Gak umum banget kalau sampai terjadi.

Sejak sore, Kak Renosa sudah ngajak aku smsan. Biasa, isinya cuma sekedar basa-basi. Aku pun juga tidak terlalu peduli. Karena aku masih sedikit memikirkan Putra. Hingga akhirnya aku benar-benar terkejut dan peduli dengan sms Kak Renosa yang satu ini.

From:
K.Re : Y km gmn, mau ga. Eh seandai y km jd pacar q gt gmn y. Menurut km bs pa ga. Eh ni seandaine lo. Km mau pa ga ?

Satu sms ini sudah bikin aku langsung mau pingsan. Belum lagi sms yang selanjutnya. Lalu di akhir sms, Kak Renosa benar-benar nembak aku. OMG !!! Aku langsung cerita aja ke Laurent, sahabatku. Dan Laurent pun sama gak percayanya kayak aku. Dia bahkan berkata,”Rhasya, Kak Re itu masih termasuk guru kita!!! Umurnya pun pasti di atas 25 tahun. Sedangkan kamu sendiri masih kelas 3 SMP. Emangnya kamu mau? Dan ingat, Kak Re masih punya pacar.”
Aku pun memutuskan untuk menjawab perasaan Kak Re besok. Tidurku nggak bisa nyenyak, bahkan Kak Re sampai kebawa di mimpi. Aku terbayang-bayang wajah Kak Re terus.

Hari ini aku ada pembinaan Pramuka tambahan selama 2jam. Otomatis aku bakal ketemu Kak Re. Aku benar-benar belum siap untuk ketemu Kak Re. Karena aku juga belum nyiapin jawaban perasaanku. Pada waktu ketemu di depan R. Kepala Sekolah, Kak Re bertanya dengan keras,”Gimana jadinya?”. Aku cuma bisa tersenyum. Di akhir pembinaan pun Kak Re juga menanyakan hal itu lagi sambil menarik-narik tasku. Aku jadi semakin bingung. Aku belum siap jawabannya. Tapi di sisi lain, sepertinya Kak Re serius nembak aku. Cuma status kita itu Pembina dan murid. Jadi aku mesti mikir dua kali untuk menjawab pertanyaan itu. Belum lagi Kak Re yang masih punya pacar. Aku benar-benar nggak konsen seharian ini.
Pulang sekolah, Kak Re melanjutkan sms yang kemarin. Aduh, mau aku balas tapi ragu-ragu, nggak dibalas malah kasihan Kak Re. Akhirnya aku balas tapi dengan jawaban yang sama. Yaitu “Bingung”. Mau nggak mau aku harus jawab besok pagi. Aku sudah janji sama Kak Re. Dan janji harus ditepati. Dan malam ini aku kembali nggak bisa tidur lagi.

Esok ini, aku sudah menunggu Kak Re di depan ruangannya. Tapi tiap aku mau ngomong, aku selalu bimbang. Akhirnya kutunda hingga pulang sekolah. Padahal, selama pulang sekolah aku sama Kak Re terus di sanggar Pramuka. Entah kenapa aku masih bimbang juga. Aku pun pulang dengan perasaan yang masih terbebani.
Akhirnya kuputuskan buat jawab lewat sms. Aku tunggu beberapa jam, smsku belum dibalas-balas juga. Akupun berpikir, mungkin Kak Re sudah lelah menanti jawaban dariku. Tapi sore harinya, smsku dibalas juga. Lalu dengan segera, aku langsung jawab pertanyaan Kak Re.
To:
K.Re : Qw jwb “IYA”…

Cuma 3 kata itu yang aku kirimkan. Dan kita pun jadian juga. Awalnya, aku ngrasa nggak yakin dengan kisah cinta ini. Baru 2hari jadian, aku sempat berpikir buat mutusin dia karena faktor status. Tapi Laurent melarangku. Dia bilang itu sama saja aku mempermainkan Kak Re. Akhirnya aku coba jalani semua ini. Dan ternyata berhasil. Perlahan-lahan aku mulai terbiasa dengan cara pacaran kita yang “Backstreet”. Walaupun begitu, ada satu yang masih tertinggal di hatiku. Pacar Kak Re. Aku nggak mau dituduh yang enggak-enggak. Aku sudah berusaha bilang pada Kak Re kalau aku nggak mau diduakan. Tetapi Kak Re hanya bisa berkata,”Sabar.”

Tak terasa hubungan kita sudah 2 minggu. Dan di minggu kedua inilah mulai timbul masalah. Sewaktu aku telepon Kak Re, dia cerita kalau pacarnya tahu hubunganku dengan Kak Re. Aku pun takut setengah mati. Apalagi pacarnya lebih tua daripada aku. Bisa-bisa aku dilabrak. Sebenarnya ini juga salahku sendiri kenapa mau menerima Kak Re. Di telepon itulah aku langsung mutusin Kak Re. Paginya, Kak Re bersikap seolah tidak pernah putus. Aku sempat menghindar. Karena aku sendiri nggak rela mutusin Kak Re. Pulang sekolah, Kak Re ngajak aku ngobrol. Terus aku coba tegasin hubungan kita sekarang. Tapi Kak Re meminta untuk tetap lanjut. Jujur, aku juga masih ingin bersama Kak Re. Aku pun menerima Kak Re kembali.

Setelah kejadian itu, kupikir sudah tidak ada lagi kejadian lain yang terjadi di antara kita. Tapi ternyata dugaanku meleset. Seminggu kemudian saat aku baru saja bangun dari tidur siang, tiba-tiba aku mendapat sms dari nomer tak dikenal. Setelah kubaca isinya, aku langsung sadar kalau itu adalah sms dari pacar asli Kak Re. Aku benar-benar takut kali ini. Tanpa pikir panjang, aku segera mutusin Kak Re lagi lewat sms.

Ini benar-benar keputusan terakhirku. Sejak saat ini dan selamanya, aku nggak mau dekat lagi sama Kak Re. Walaupun sebagai muridnya. Aku sudah terlanjur sayang dan cinta banget sama Kak Re, tapi sekarang aku juga sudah terlanjur sakit hati. Aku benar-benar nggak mau lihat muka Kak Re lagi di sekolah.

Hari ini, aku sengaja menghindar dari Kak Re. Tiap aku tahu Kak Re mau lewat jalan yang sama kayak aku, aku selalu sembunyi di kelas terdekat. Sampai istirahat pertama, aku berhasil menghindar dari Kak Re. Aku cuma ngelihat mukanya dari jauh. Aku nggak pingin Kak Re tahu kalau aku masih merhatiin dia.

Ketika aku duduk rame-rame dengan teman-teman se-genk di kantin, Bu Yuni menyuruhku untuk fotocopy daftar nilai di kantor. Ugh, sia-sia usahaku menghindar dari Kak Re hari ini. Karena di sekolah, Kak Re lah yang biasa melayani untuk fotocopy. Berarti aku mau nggak mau harus ketemu Kak Re juga. Pas sudah sampai di kantor, aku Cuma bilang fotocopy, sedetikpun tidak memandang wajahnya. Lalu katanya, “Tinggal aja dulu. Masih antri soalnya.”. Tanpa basa-basi aku langsung meninggalkan kantor. Benarnya nggak sopan juga. Tapi kali ini aku nggak peduli sama etika kesopanan kalau berhadapan sama Kak Re. Soalnya aku benar-benar sakit hati. Setengah jam kemudian, aku mengambil fotocopyan itu. Aku juga nggak bilang makasih sedikitpun. Dan saat aku membaca mading, Kak Re kebetulan lewat dan memegang pundakku seraya bertanya,”Nggak pulang tah?”. Tapi aku sama sekali menggubrisnya. Benar-benar bukan sikap murid pada umumnya. Yah…Cinta ini juga tidak semestinya. Hari pertama setelah aku putus dengan Kak Re begitu berat bagiku. Malamnya aku langsung sms supaya besok bisa ngomong sebentar cuma buat ngejelasin masalah ini.

Berhari-hari aku sudah berusaha nyempetin waktuku buat ngomong sama Kak Re. Karena ku ngrasa ada yang masih tertinggal di hatiku kalau aku nggak ngomong langsung sama Kak Re. Tetapi berhari-hari juga Kak Re sibuk. Jadi gak ada waktu buat ngomong sama aku.

Ya beginilah akhir kisahku dengan Kak Re. Yang hanya menyisakan puing-puing hati yang sudah hancur. Tak terasa seminggu lebih kulalui tanpa Kak Re. Entah kenapa bayangan Kak Re masih menghantui hari-hariku. Mimpiku selalu dipenuhi kehadiran Kak Re. Semuanya tentang Kak Re belum bisa hilang dari hatiku. Aku sudah berusaha mencobanya. Rupanya sia-sia. Aku benar-benar masih sayang Kak Re.

Suatu malam, Kak Re meneleponku. Dia berkata kalau dia juga masih sayang aku. Tetapi dia bingung harus gimana. Dia bilang biar waktu saja yang menjawab. Katanya, walaupun aku dulu cuma kekasih gelapnya, tapi cinta dia sempat dalem ke aku. Kata-kata Kak Re malam itu semakin membuat aku nggak bisa lupain dia.

Untuk waktu ke depan, aku nggak mau pacaran dulu. Aku ingin menyimpan rasa sayangku ke Kak Re untuk sementara waktu sampai aku benar-benar melupakannya. Biarlah semua yang indah menjadi kenangan yang terus tersimpan dalam lubuk hatiku. Biarlah yang pahit kubuang bersama rasa sakit hatiku ini. Cukup satu kali aku merasakan pacaran dengan guru. Akan aku jadikan pengalaman yang tak akan pernah terulang.

Buat semua yang baca kisah ini, jangan pernah ditiru. Karena di akhirnya kalian bakal ngrasain susah sendiri. Mencintai seseorang yang tidak selayaknya dicintai. Memendam cinta yang tak semestinya. Berat sekali untuk diri kita.
Terimakasih sudah membaca Novel Cinta  Kisah Cinta Segitiga, semoga bermanfaat dan bisa untuk mengisi waktu luang anda.

novel cinta

Novel Kisah Cinta Sedih - Tragedi Cinta

Novel cerita cinta sedih ini berjudul tragedi cinta karya dari Roby Parman, Siswa SMAN 2 Mandau, Duri – Riau. Selamat membaca.
Novel Kisah Cinta Sedih
Selvi memandang dari jendela kamar dan melamun berharap pelangi muncul setelah hujan lebat. Dari arah jendela Selvi melihat seorang pria berteduh di depan rumahnya. Ia masih memperhatikan pria itu dengan sebuah tas gitar yang ia lindungi lebih berharga darinya. Akhirnya hatinya ibah dan keluar dari rumah dengan sebuah payung. Ia mendekati pria itu dan membuka pintu gerbang. “Masuk yuk, daripada kehujanan.” tawar Selvi. “Yakin ga’ papa!!” ujar pria itu sopan. “Serius. Di rumah ini aku tinggal sendiri. Ayo!!!”. Pria itu memarkirkan motornya di halaman rumah Selvi yang sederhana. Kemudian Selvi mengajaknya duduk teras rumahnya. Selvi mengambilkan sebuah handuk kering untuk mengeringkan sisa-sisa hujan untuk pria itu.

Namun pria itu lebih memilih membersihkan gitarnya daripada dirinya. Selvi hanya tersenyum memperhatikan tingkah pria berkulit putih dan bermata sipit tersebut. “Kok gitarnya dulu yang di keringkan. Bukannya kamu??” “Iya ga’ papa. Ini nyawa pertamaku. Jadi penting juga!” “Emang gitar itu buat apa??” “Saya Thomas. Saya seorang gitaris band amatiran namanya Superband.” “Wah pantesan. Dengar-dengar seorang pemusik menganggap alat musik sebagai nyawanya. Aku pikir tadinya cuma rumor dan ternyata benar!” “Hehe. Gitulah. .. Emang kamu bisa main alat musik juga?” “Hm..” Selvi terdiam menatap gitar pria tersebut. “Sedikit bisa main piano, dulu sempat les tapi sekarang udah bodoh kali, tapi kalau gitar emang ga’ bisa. Pengen belajar tapi ga’ ada waktu, sibuk untuk kuliah.” “Oo gitu… Emangnya kamu kuliah dimana?” “STIKOM dekat sini. Bukan asli dari kota ini. Rumah ini kontrak, Jangan heran kalau aku tinggal sendiri di rumah ini!” “Hahaha,, gitu…!”

Selvi menawarkan secangkir teh hangat kepada pria itu. Thomas tersanjung dengan kebaikan gadis itu. Hujan mulai reda. Thomas segera ke café tempat ia bekerja dan pamit kepada Selvi. Selvi senang berkenalan dengan pria itu. “Terima kasih tempat buat aku berteduh, jasa kamu pasti aku balas kelak” “Idih… Pemusik emang romantis kata-katanya. Hmm… bagaimana kalau kamu ajarin aku main gitar!!” “Benar… dengan senang hati aku mau ajarin kamu. Kalau aku sempat pasti aku ajarin kamu.” “Baiklah kalau begitu!”. Perkenalan itu menjadi awal kedekatan mereka.

Thomas benar-benar menemui Selvi untuk mengajarkan Selvi bermain gitar dari nol hingga mulai menarik petikan nada dari gitar klasik yang dipinjamkan oleh Thomas. Selvi mulai menyukai musik sejak itu. Ia selalu menantikan guru les gitar barunya tersebut setiap kesempatan waktu yang ada. Setelah latihan beberapa kali, Thomas juga melihat sebuah potensi besar dari suara yang dimiliki oleh Selvi. Kebetulan vocalis di bandnya memutuskan mundur untuk mencari peluang kerja yang lebih baik. Selvi sempat ragu. Namun karena dorongan yang diberikan Thomas membuat ia berani menyatakan dirinya bersedia. Ternyata, pilihan Thomas kepada Selvi tidak salah. Band mereka mulai banyak menarik minat café-café untuk memberikan porsi konser kepada mereka.

Selvi mulai giat menjadi vocalis dan membuat kuliahnya terbengkalai. Ada hal lain yang ia sembunyikan dalam kebersamaan bandnya. Ia mulai jatuh cinta pada Thomas. Namun Thomas selalu menegaskan kepada seluruh tim untuk menggapai cita-cita mereka dahulu menjadi band sukses ketimpang mengurusi urusan pribadi mereka termasuk cinta. Kebesaran nama band mereka belum cukup untuk membuat band tersebut masuk dalam dapur rekaman. Beberapa kali di tolak oleh pengusaha rekaman da membuat Thomas putus asa. Disaat itulah Selvi selalu memberi dorongan. Cinta antara mereka tak dapat disembunyikan. Sejak itu mereka menjadi sepasang kekasih. Seiring mimpi mereka menjadi band sukses, diikuti kisah cinta mereka yang begitu indah. Mereka mengubah nama bandnya menjadi APPLE. Dengan tambahan dua orang yang awalnya hanya bertiga. Kini mereka berjumlah lima orang termasuk Selvi, Thomas, Gerry, Nita dan Hendra. Dua anggota baru adalah dua bersaudara Nita dan Hendra yang mempunyai kemampuan biola (Nita) dan piano (Hendra). Mereka menginginkan band mereka sukses dan saat itu juga ada audisi konser di kota mereka.

Gerry dan Thomas adalah sahabat dekat yang selalu bersama sejak kecil. Namun Gerry memiliki kebiasaan buruk sehingga memiliki beberapa musuh yang selalu datang untuk mengajaknya berkelahi. Ketika itu Gerri berdebat dengan salah satu anggota band yang terlihat iri dengan kesuksesan band Apple.

Selvi mulai mahir menciptakan lagu dengan gitar. Ia mulai sering bolos kuliah. Ia rela melakukan semua itu demi cita-cita dan mimpinya bersama sang kekasih. Hubungan mereka begitu dekat dan sulit untuk dipisahkan.

Band merekan tiba untuk melakukan audisi dan lolos ke final yang bersaing dengan band yang saat itu membuat keributan dengan Gerry. Mereka telah siap di hari final dan saat itu Selvi sedang ujian di kuliahnya. Ia memutuskan berangkat sendiri dengan taksi menuju tempat audisi setelah ujian usai. Sedangkan Thomas dan Gerry pergi bersama begitu juga Nita dan Hendra. Sesampai disana Selvi, Nita dan Hendra menunggu Thomas dan Gerry. Sedangkan band mereka sebentar lagi audisi. Selvi menghubungi Thomas dan Gerry namun tak dapat di hubungi. Mereka mulai cemas dan akhirnya Gerri menghubungi Selvi. Gerry mengatakan kalau mereka ada suatu urusan dan menyuruh Selvi untuk melakukan audisinya bertiga. Sekarang mereka bertiga berjuang untuk band mereka.

Audisi berakhir dan Selvi membawa keberhasilan. Selvi menghubungi Gerry. “Gerry, kita juara. Kita bisa jadi band dapur rekaman.” “Selamat ya. Sel, Thomas kritis. Dia dirawat di rumah sakit. Ayo, cepatan ke sini.” “Kamu ga’ bercandakan Ger?” “Ngga’, cepatan kesini.” Selvi mulai cemas dan gelisah. Sesampai di rumah sakit ia menemui Gerry dengan luka di kepalanya. Di UGD dia melihat Thomas terbaring dengan alat bantu pernafasan. Ia menerobos ruang itu dan berteriak keras. Suster dan dokter memisahkan gadis itu. Selvi bertanya kepada Gerry. “Kenapa bisa begini?” “Maafkan aku Sel. Ini salah aku. Andai aku tidak buat keributan, dia tak akan seperti ini. Dia tertusuk pisau saat dia menolong aku dari perkelahian itu.” Kemudian dokter keluar dari ruang UGD dan mengatakan pasien telah meninggal. Selvi menerobos pintu UGD dan berteriak sekeras-kerasnya. “Thom, jangan tinggalkan aku.”

Cinta mereka berakhir sebagai kenangan. Selvi tak bisa melupakan kenangan mereka berdua. Ia melihat gitar yang diberikan Thomas sebagai bagian hidup Thomas yang tersisa. Selvi memetik gitar dan akhirnya menciptakan sebuah lagu yang indah. Kemudian Selvi mempunyai semangat untuk bernyanyi. Saat itu band mereka menyanyikan lagu yang dibuat Selvi. Selvi mulai membuka kata-kata terakhirnya, “Lagu ini aku persembahkan untuk orang yang ku cintai yang telah pergi untuk selamanya.” Seorang pengusaha jatuh cinta pada lagu itu dan membuat band mereka sukses. Usai konser Selvi pulang karena kelelahan. Saat teman-temannya datang ke rumah Selvi mereka menemui Selvi dengan tetesan darah dan selembar lirik lagu untuk persembahan terakhir hidupnya. Lagu tersebut kemudian sukses dan menyisakan pilu yang amat dalam.
Terimakasih sudah membaca Novel cerita cinta sedih ini, sobat juga dapat membaca cerpen cinta sedih disini. kunjungi terus blog ini untuk mendapatkan cerita cinta terbaru lainnya

Senin, 10 Februari 2014



Instalasi sistem operasi
-sistem GUI adalah system yang menggunakan  gambar , lambing icon yang membuat penggunanya lebih mudah contoh windows,linux,apple,android .
-sistem operasi adalah program yang  dibuat untuk mengendalikan dan mengkoordinasikan seluruh kegiatan dari computer .
-fungsi system operasi adalah mengendalikan dan mengkoordinasikan system operasi .
-fungsi aplikasi adalah menjalankan komponennya masing-masing .
-input device adalah alat memasukan data .
-output device adalah alat mengeluarkan data .
 Tujuan pokok system computer adalah mengolah data untuk menghasilkan informasi sehingga perlu didukung oleh elemen-elemen yang terdiri dari :
 Perangkat keras adalah (hardware),perangkat lunak (software),dan (brainware)pengguna .
-Data adalah bahan yang belum di olah (kesimpulan yang belum dibenarkan kebenarannya) .
-Informasi adalah bahan yang sudah diolah (kesimpulan yang sudah dibenarkan) .
-perangkat keras adalah peralatan itu sendiri contoh : KEYBOARD , MOUSE , RAM , VGA ,dll .
-Perangkat lunak adalah program yang berisi perintah-perintah untuk melakukan proses tertentu .
-brainware adalah manusia yang terlibat dalam mengoprasikan dan mengatur system computer .
-Definisi karena manusia yang menjalankannya ,software dan hardware tidak akan bias dijalankan tanpa ada manusia .
 Struktur dan fungsi computer
1.       Input device
2.       Output device
3.       IO ports
4.       Cpu
5.       Memori (alat penyimpanan)
Input device adalah alat yang berfungsi sebagai alat untuk memasukan data kedalam computer  .
Input device adalah alat yang digunakan untuk menerima input dari luar system .
 Contohnya :
-Keyboard, pointing device (mouse ,touch screem ,laigh phan ,digitizer graphic tablet) .
-Scaner (magnetic lnk recognition ,optical data rader ,optical character reder).
-Sensor contoh (digitizing camera, voice recornizer contoh microphone) .
Output device
 Adalah perangkat keras computer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolah data .kluaran dapat berupa hard copy (ke kertas).
Soft copy (ke monitor), ataupun berupa suara .
Contoh :-hard copy device (printer)
                 -soft copy device (scanner)
                 -suara (prayektor)
Contoh berikutnya adalah IO Ports .
Bagian ini digunakan untuk menerima/mengetik data keluar IO ports disebut juga sebagai interface .
Cpu adalah system yang mempunyai 2 fungsi yaitu :
1.       ALU (aritmatic logical unit) untuk brtugas hitung-menghitung .
2.       CU (control unit) adalah unit yang mengendalikan seluruh dari cpu .
Memori yang bersifat polatil adalah RAM (raindom aces memory) .
Memory
1.Ram yaitu semua  data yang dimasukan melalui alat input akan disimpan terlebih dahulu dimemory utama  , khususnya RAM yang dapat di access secara acak .(edapat diisi/ditulis, diambil atau dihapus isinya).
Contoh :-input storits
                 -program storits
                 -working storits
                 -output storits
2.ROM hanya dapat dibaca sehing pemogram .
 Dalam arti lain rom sudah diisi oleh pabrik pembuatnya berupa system operasi yang terdiri dari program-program pokok yang diperlukan oleh system computer seperti untuk mengatur penampilan character dilayar , pengisian tombol kunci papan ketik dan , program bootstrap .

Kamis, 06 Februari 2014

CERITA CINTA SAAT SMP
Ketika itu aku sedang menginjak di bangku SMP, tepatnya di SMP N 6 MAKARTI MULYA OKI SUMSEL INDONESIA heheeheee,, dikala itu aku masih culun-culunya (masih polos-polosnya sebagai seorang anak manausia) hahaa..
Masih teringat sekali perjalanan cinta ketika aku masih SMP, baiklah langsung saja dimulai kelas ke kelas
Diawali dari kelas I (satu) dulu ya
Saat itu pertama masuk sekolah aku sangat semangat sekali, karena ketika itu aku dan teman-teman berangkat ke sekolah beramai-ramai naik sepeda (sambil nggodain cewe-cewe yang naik sepeda :)),, padahal jika dipikir-pikir perjalanan dari rumah ke sekolah sangatlah jauh, tapi karena ada kekompakan antara aku dan teman-teman jauhnya perjalanan tidak terasakan, jarak dari rumah ke sekolah kurang lebih ada 5km, jauh banget bukan ??
Kalo sekarang disuruh kaya gitu lagi ya cukup bilang : OGAHHH …!!!
Baiklah lanjut ke cerita cinta di kelas I (satu).. kisah di kelas I (satu) langsung saja ke kelas II (dua) saja ya karena di kelas I (satu) belum ngerti tentang cinta alias culun banget
Di kelas II (dua) aku mulai mengerti siapa bidadari di bumi ini alias cewe cantik,, heee
Entah kenapa saat melihat cewe yang menurut aku cantik jantungku selalu bergetar “tetterett tetetttttt” nah saat itu pertama kali aku belajar memahaminya, nah ketika aku memahami perasaan tersebut timbul rasa yang menggetarkan celana eh jiwa saat aku bertemu dengan seorang gadis.. siapa dia ?? dia adalah anak desa sebelah dan namanya Siti Rifaah dn biasa aku memanggil dia dengan sapaan “Ah/dua huruf terahir dari namanya”, maksudku memanggil dia dengan sapaan Ah ya tidak lain agar dia tergoda,, coba kalo manggil dia dua kali kan jadinya “Ah Ah”, coba kalo tiga kali “..???..” hahhaaaa parno ..
rasa terkagum-kagum ketika melihat senyumannya tak berahir samapai aku memasuki kelas III(tiga), Senyumannya itu dapat membelah dadaku sampai terlihat hatiku yang bertuliskan “YA TUHANNN,, RIFAAH CANTIK BANGETTTT :)” hahahaaa lelebayyy.com
Hal seperti ini sangan menggangguku, karena aku gak bisa konsen memikirkan hal lain, yang ada difikarnku adalah dia dia dia dia dannnn diaaaa .. okelah di kelas II(dua) berahir sudah karena di kelad II(dua) aku hanya mengagumi kecantikan seorang wanita
Di kelas III(tiga) aku mulai mengenal mata kelinci(playboy :D), maksudnya adalah aku mulai ga melirik satu cewe, tapi mulai lirak lirik cewe-cewe di SMP itu, nah saat itu aku mulai nakal dengan tercemarnya otak pintarku menjadi otak mesum.. huuhhhh sangat gak banget dech
Dikala itu aku memang mulai mengerti cewe tapi bukan berarti aku ngerti yang namanya pacaran lho, tentang pacaran aku saat itu sangat sawam banget, dan ada satu kisah ketika aku di dekati sama dua cewe, siapa dia ?? dia adalah gadis desa sebelah dan yang satu tetangga blok, siapa namanya ?? namanya adalah Wiwin dan Wiga, dua anak ini selalu menggodaku dengan kata-kata manis+suara mendesah, misalnya kaya gini “Awiii, maem yokkkk (dengan suara menggoda)” atau jika aku lagi bareng temen-temen terus dia lewat langsung bilang “Awiiiiii (sambil bibir tersenyum dan mata menggoda )”.. huftttt kalo saja peristiwa itu terjadi disaat sekarang atau sudah mengerti cinta pasti bakalan kikuk kikukk.. hahhaaaa
Tapi sayang ya itu terjadi dikala aku masih culun, tapi yasudahlah gapapa mungkin itu memang sudah digariskan oleh tuhan
Di kelas III(tiga) aku juga mengalami banyak hal yang tak terlupakan, misalnya;
>>di intip cewe waktu pipis ( malu banget tuh, soalnya itu tersebar sampai ke guru-guru )
>>liat cedal(celana dalam) temen cewe waktu dia jatuh, xixiiii
>>nabrak anak orang waktu pulang sekolah sampai kakinya penuh dengan darah. Oowoowww
>>dan masih banyak lagi cerita gokil lainyya yang aku alami
Oke cerita di kelas III(tiga) berahir sudah sampai ahirnya aku masuk bangku SMA dan berpisah dengan temen-temenku, karena aku ga boleh sekolah di Palembang, ahirnya orang tuaku mengirim aku ke jawa tepatnya di tegal, disitu aku mulai memasuki dunia yang baru tapi harus menginggalkan dunia lama yang penuh dengan keceriaan + otak pintar yang tercemar menjadi otak mesum
kisahku ini kayak novel cinta aja ya, atau cerita lucu ?? tapi ga lulu-lucu banget deh, kaya cerita remaja juga engga ,, mungkin posting berikutnya akan saya tulis tentang cerita cinta sedih, cerita cinta romantis atau mungkin cerita cinta sejati,, heheee
Terimakasih sudah membaca
<a href="http://mnsls.com/text" target=_blank><img src="http://sig.graphicsfactory.com/Easter/e.gif" border=0><img src="http://sig.graphicsfactory.com/Easter/m.gif" border=0><img src="http://sig.graphicsfactory.com/Easter/i.gif" border=0><img src="http://sig.graphicsfactory.com/Easter/l.gif" border=0><img src="http://sig.graphicsfactory.com/Easter/i.gif" border=0><img src="http://sig.graphicsfactory.com/Easter/a.gif" border=0><br>Create your own at MyNiceProfile.com</a>

novel cinta